Selasa, 24 Agustus 2010

MP3 Qasidah – Habib Syekh bin Abdul Qodir Asseggaf



Nama Habib Syekh bin Abdul Qadir Asseggaf sebagai pendakwah, boleh jadi belum dikenal secara luas di masyarakat. Namun di kalangan jamaah majelis shalawat atau kegiatan Maulidan, Beliau cukup dikenal. Terutama karena tokoh yang satu ini memiliki suara yang sangat merdu.
Selain itu beliau juga mencipta sendiri lagu qashidah yang nada dan iramanya dapat diterima telinga masyarakat, baik masyarakat yang akrab dengan kegiatan majelis shalawat maupun masyarakat awam.
Dengan suara yang merdu ini, habib yang satu ini berhasil memikat kalangan muda sehingga mereka menyukai qashidah dengan syair-syair yang seluruhnya bersumber dari kitab Simthud Durar tersebut. Tidak jarang pula kemudian kalangan muda ikut bergabung dalam majelis shalawat yang sudah ada.
Sebenarnya syair-syair qashidah yang dibawakan beliau bukanlah syair puji-pujian yang baru, namun Habib Syekh berhasil membentuk dan mengemas irama pembacaan maulid Tradisional menjadi lebih indah dan menggoda telinga yang mendengarnya.
Selain itu, Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf ini juga suka berbagi dan memberi, meski dia sendiri terkadang dalam kekurangan. Bahkan ketika mengawali dakwahnya ke pelosok-pelosok, ia membawa nasi bungkus, untuk dibagi-bagikan kepada jamaah.
Dengan Kereta Angin
Perjalanan hidup Habib kelahiran Solo, 20 September 1961, ini cukup berliku. Beliau pernah jaya sebagai pedagang tapi kemudian bangkrut. Di saat sulit itu, Habib Syekh melakukan dakwah menggunakan kereta angin ke pelosok-pelosok untuk melaksanakan tugas dari sang guru, almarhum Habib Anis bin Alwi Alhabsyi, imam masjid Riyadh Gurawan Solo.
Pada saat itu Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf juga sering diejek sebagai orang yang tidak punya pekerjaan dan habib jadi-jadian. Namun Habib Syekh tidak pernah marah atau mendendam kepada orang yang mengejeknya. Justru sebaliknya, beliau tetap tersenyum dan memberi sesuatu kepada orang tersebut.
Terkadang Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf rutin memberikan ta’lim di Kebagusan, sedangkan dakwah rutinnya di kota Solo dan kota kota di jawa tengah.
Sumber: Majalah Kisah Islam AlKisah No.18/25 Agustus-7 September 2008
Berikut ini adalah Link Donload qaidah Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf
  1. Ahlan wa Sahlan
  2. Alla hu Allah
  3. Illahi Nas’alluka
  4. Yaa Waaridu
  5. Sholawatllahi Taqhsya
  6. Yaa Rasulullah Salam
  7. Yaa Arhamarrahimin
  8. Ya Maulidal Mustofa
  9. Yaa Syayyidarrasul Yaa Tohir.
  10. Yaa ala baiti nabi
  11. Shalatun bi salamil mubini
  12. Ilaahi Nas’aluka
  13. Robbi Kholaqo Thoha
  14. Yaa Robbi Yaa Alimul Haal
  15. Bijahil Musthofalmuchtar
  16. Binafsi Afdii
  17. Dunuunii
  18. Lighoiri Jamalikum
  19. Maulana Yaa Maulanaa
  20. Qod Kafaanii Ilmu Robbi.
  21. Qod Tamammallahu maqosyidana.
  22. Sholawatullohi Taghsya.
  23. Yaa Dzaljalaali Wal Ikraam.
  24. Yaa Laqolbi.
  25. Yaa Latifa Bil’ibad.
  26. Yaa Rasulalloh Salamun Alaik.
  27. Yaa Robbi Makkah.
  28. Yaa Robbibil Musthofa.
  29. Bi Rojauka.
  30. Laa Ilaaha Illa Allah.
  31. Qot Tammamallah.
  32. Yaa Ala Baitin Nabi.
  33. Yaa Allah Bi Ha.
  34. Yaa Habib.
  35. Yaa Habib Yaa Habibi (video)
  36. SHOLATUN. – (Video)
  37. Sholatun Bi Salamin Mubini.(Video)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar