Selasa, 25 Agustus 2009

Keadaan ramadhan di timur tengah

DUBAI (SuaraMedia News) - Dengansemakin mendekatnya bulan suci Ramadhan, maskapai penerbangan Emirates telah mengembangkan beberapa paket menarik untuk akomodasi penumpang atau melalui perjalanan ke Dubai selama bulan suci Ramadan, dari 20 Agustus ke 20 September.

Umat Muslim tengah beribadah di atas hamparan pasir Dubai, menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Dubai menyajikan sejumlah penawaran menarik bagi umat Islam. (SuaraMedia News)
Penumpang Emirates sudah memegang tiket bolak balik atau tiket kembali atau melalui Dubai dapat membooking paket tinggal tiga malam di beberapa properti Dubai yang paling dicari, dengan harga yang luar biasa. Dengan paket mulai dari hanya US $ 67 per orang, per malam, berdasarkan pembagian dua orang, tawaran Ramadhan tahun ini diharapkan untuk menghasilkan banyak minat wisatawan dari seluruh dunia.

Ahmed Khoory, Wakil presiden Komersial, Teluk, Timur Tengah dan Iran berkata: "Ramadhan adalah bagian penting dari kalender Islam dan untuk menghormati ini Emirates telah mengembangkan beberapa paket akomodasi yang akan memungkinkan orang dari seluruh dunia untuk merasakan keajaiban Ramadan di Dubai.

"Dubai memiliki daya magnit yang luar biasa menarik bagi pengunjung. Dengan bantuan dari mitra kami Hotel Emirates telah mencoba menawarkan penumpang kami kesempatan untuk menjelajahi keindahan kota sementara mereka tinggal di beberapa hotel di kota dengan perkembangan terbaru dengan harga yang didiskon."

Anggota Skywards akan menerima bonus dengan tambahan 20 persen mil lebih ketika mereka membooking minimal tiga malam paket Ramadhan.

Total 12 properti berbeda mengambil bagian dalam penawaran paket Ramadhan termasuk hotel bintang lima dan apartemen, yang memungkinkan pelanggan untuk memilih salah satu pilihan yang memenuhi kebutuhan masing-masing. Semua properti yang berlokasi dekat dengan pusat-pusat perbelanjaan dan restoran yang menawarkan tamu akses mudah ke beberapa atraksi terbaru di Dubai seperti Dubai Mall dan air mancur Dubai.

Dubai menawarkan pengunjung dari seluruh dunia dengan pengalaman luar biasa. Kota kosmopolitan ini menyatukan campuran yang unik dari keramahtamahan dan tradisi dunia perhotelan Paket Ramadhan Arab dengan fasilitas hiburan dan seni.

Paker Ramadhan Emirates termasuk bantuan pada kedatangan di Bandara Internasional Dubai, paket penyambutan Arabian Adventure, transfer dari bandara ke hotel oleh mobil pribadi, serta layanan santap Sahur.

Properti yang berpartisipasi meliputi; Grand Hyatt Dubai, The Address Downtown Burj Dubai, The Harbour Hotel & Residence, Marco Polo Hotel, Qamardeen Hotel, Country Club Hotel Le Meridien Dubai, Jumeirah Emirates Towers Hotel, The Palace - Old Town, Pearl Residence Hotel, Savoy Park Hotel dan Nuran Marina Residences.

Selain itu Uni Emirat Arab berencana untuk memotong harga makanan selama Ramadhan agar konsumen yang terkena krisis mampu untuk mengisi piring mereka ketika berbuka puasa, seorang pejabat mengatakan kepada Gulf times.
Negara dengan kemampuan ekonomi terbesar kedua di jazirah Arab tersebut menandatangani perjanjian dengan jaringan supermarket di seluruh negara akhir pekan lalu untuk menawarkan diskon hingga 60 persen pada lebih dari 200 item makanan selama Ramadhan, kata Hashim Saeed Al Neaimi, manajer dari perlindungan konsumen di Kementerian Perekonomian UEA.
“krisis ekonomi telah berdampak pada pembayaran konsumen dan kami ingin semua orang untuk bisa membeli makanan selama Ramadhan” ujar Al Neaimi.

Krisis ekonomi menghantam Dubai lebih keras daripada ibukota, Abu Dhabi. Konstruksi proyek bernilai miliaran dollar telah ditahan di Dubai, dan banyak yang kehilangan pekerjaan.

Kekhawatiran tentang manipulasi harga makanan biasanya muncul selama Ramadhan dan hari raya Ied, karena tingginya permintaan.

Ramadhan diperkirakan dimulai pada 21 Agustus. Selama bulan lalu, tingkat belanja konsumen pada item makanan meningkat, "kata Al-Neaimi.

UAE yang telah memperluas inisiatif untuk memotong harga produk-produk setelah mendorong pemberian harga yang lebih rendah untuk pertama kalinya tahun lalu, Neaimi katanya.

Abraham George, seorang manajer toko di supermarket Koperasi Masyarakat Baniya di Abu Dhabi, mengatakan penurunan harga tidak akan berlangsung lama.

"barang-barang seperti gula, minyak dan beras akan dijual dengan rendah selama Ramadhan, tetapi setelah bulan tersebut berakhir, semua harga akan kembali normal," katanya.

"Ini adalah penurunan sementara sehingga harga tidak akan benar-benar membahayakan bisnis, tapi saya rasa ini akan mendorong masyarakat untuk membelanjakan uang lebih banyak yang merupakan tanda yang sehat bagi kelangsungan hidup kami." (iw/ta/gt/s.med) dikutip oleh www.suaramedia.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar