Rabu, 26 Agustus 2009

Remaja Amerika Banyak Jadi Pencuri



Penelitian terbaru mengenai etika remaja Amerika menyebutkan, penipuan, mencuri, tidak jujur, merupakan sikap remaja AS masa depan
Hidayatullah.com--Dalam penelitian yang melibatkan hampir 30 ribu pelajar sekolah menengah atas menunjukkan jumlah remaja Amerika Serikat yang menipu, mencuri, dan bersikap tidak jujur semakin mengkhawatirkan.
Pada umumnya kelakuan sekitar 29,760 pelajar sekolah di seluruh Amerika tidak menunjukkan pertanda baik untuk masa depan jika kelompok ini bercita-cita menjadi pakar politik, ibu-bapak, polisi, dan eksekutif perusahaan. Demikian kesimpulan yang didapatkan Institut Josephson.
Dalam laporan 2008 dari institut yang bermarkas di Los Angeles itu mengenai etika remaja Amerika menyebutkan, jawaban remaja tersebut mengenai pertanyaan melibatkan penipuan, mencuri, dan tidak jujur, mengungkapkan sikap yang tidak jujur dari generasi pekerja masa depan. Remaja berjenis kelamin lelaki paling banyak yang menipu.
Dari keseluruhan, sekitar 30 persen pelajar mengaku pernah mencuri dari setidaknya sebuah toko di sepanjang tahun lalu, atau meningkat dua persen sejak 2006. Lebih dari satu pertiga remaja lelaki (sekitar 35 persen) mengatakan mereka suka mencuri barang, berbanding 26 persen remaja perempuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar