Rabu, 26 Agustus 2009

Rokok Bisa Menjadi Penyebab Perceraian

Rokok Bisa Menjadi Penyebab Perceraian


Salah satu faktor lain yang mempengaruhi retaknya hubungan perkawinan adalah kebiasaan merokok. Lho, apa hubungannya?

Hidayatullah.com--Hidup bahagia bersama pasangan tidak sekedar cerita di negeri dongeng.  Peneliti Australia, menemukan sebab-sebab mengapa pasangan bisa berpisah.  Salah satunya adalah rokok.

Penelitian terbaru dari  Australian National University menyebutkan, usia, hubungan yang dijalankan sebelumnya oleh pasangan,dan mereka merokok atau tidak merupakan faktor mempengaruhi sebuah hubungan perkawinan.

Penelitian bertajuk  What's Love Got to Do With It mengidentifikasi sekitar 2500 pasangan yang menikah atau hidup bersama -samadari dari tahun 2001 sampai 2007. Mereka diteliti, mengenai faktor-faktor apa saja membuat pasangan yang tetap awet dan setia dibanding dan pasangan yang bercerai atau berpisah.

Riset menemukan, bahwa pasangan dengan pria lebih tua dari pihak istrinya dua kali lebih mungkin bercerai, seperti juga laki-laki yang menikah sebelum menginjak umur 25 tahun.

Anak juga mempengaruhi awet tidaknya sebuah perkawinan. Satu dari lima pasangan yang memiliki anak sebelum menikah dari hubungan sebelumnya, 9 persen akan bercerai dibandingkan pasangan yang tanpa anak sebelum menikah.

Perempuan yang ingin banyak anak lebih dari keinginan pasangan, juga dianggap memiliki resiko untuk bercerai.

Faktor orangtua pun memiliki peran dalam sebuah hubungan perkawinan. Beberapa studi menunjukkan sekitar 16 persen laki-laki dan perempuan yang orangtuanya bercerai akan mempengaruhi hubungan perkawinan. Sedangkan bagi individu yang tidak mengalami pengalaman perceraian orangtua hanya sekitar 10 persen.

Faktor orang ketiga pun mempengaruhi sebuah hubungan perkawinan. Tidak dipungkiri faktor uang memainkan peran dalam menjalani hubungan perkawinan. Sekitar 16 persen pasangan kurang mampu dan tak bekerja mengalami perpisahan dibandingkan pasangan yang memiliki keuangan sehat sekitar 9 persen.

Dan yang tidak kalah penting, faktor lain yang mempengaruhi sebuah hubungan yaitu kebiasaan merokok pasangan . 

Hasil penelitian ini  ditulis oleh Dr Rebecca Kippen dan Profesor Bruce Chapman dari Australian National University bersama Dr Peng Yu dari Department of Families, Housing, Community Services and Indigenous Affairs. [rtr/toronto/cha/www.hidayatullah.com]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar